Cara Pemupukan Padi 2

Cara Pemupukan Padi 2

Cara Pemupukan Padi 2

Pendahuluan

Pemupukan merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman padi. Pada umumnya, pemupukan padi terdiri dari tiga tahap, yaitu pemupukan dasar, pemupukan lanjutan, dan pemupukan akhir. Pemupukan dasar dilakukan saat persiapan lahan, pemupukan lanjutan dilakukan pada masa pertumbuhan tanaman, dan pemupukan akhir dilakukan pada masa pembungaan. Pada artikel ini, akan dibahas mengenai cara pemupukan padi pada tahap pemupukan lanjutan.

Bahan-bahan yang Diperlukan

Beberapa bahan yang diperlukan untuk pemupukan padi pada tahap pemupukan lanjutan antara lain:

1. Pupuk Urea
2. Pupuk SP-36
3. Pupuk KCl
4. Pupuk NPK
5. Pupuk Organik

Cara Pemupukan Padi pada Tahap Pemupukan Lanjutan

1. Pemupukan Pertama

Pada tahap pemupukan lanjutan, pemupukan pertama dilakukan pada saat usia tanaman padi mencapai 21-30 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK dengan dosis 100 kg/ha. Pupuk NPK diberikan pada saat tanah dalam keadaan lembab atau setelah hujan turun.

2. Pemupukan Kedua

Pemupukan kedua dilakukan pada saat usia tanaman padi mencapai 45-50 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk Urea dengan dosis 100 kg/ha. Pupuk Urea diberikan pada saat tanah dalam keadaan lembab atau setelah hujan turun.

3. Pemupukan Ketiga

Pemupukan ketiga dilakukan pada saat usia tanaman padi mencapai 70-75 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk SP-36 dengan dosis 100 kg/ha. Pupuk SP-36 diberikan pada saat tanah dalam keadaan lembab atau setelah hujan turun.

4. Pemupukan Keempat

Pemupukan keempat dilakukan pada saat usia tanaman padi mencapai 90-95 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk KCl dengan dosis 50 kg/ha. Pupuk KCl diberikan pada saat tanah dalam keadaan lembab atau setelah hujan turun.

5. Pemupukan Kelima

Pemupukan kelima dilakukan pada saat usia tanaman padi mencapai 105-110 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik dengan dosis 5 ton/ha. Pupuk organik diberikan pada saat tanah dalam keadaan lembab atau setelah hujan turun.

Penutup

Pemupukan padi pada tahap pemupukan lanjutan sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Pemupukan yang dilakukan dengan tepat dan sesuai dosis akan memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi. Selain itu, pemupukan yang baik juga akan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Oleh karena itu, para petani harus memperhatikan cara pemupukan padi pada tahap pemupukan lanjutan dengan baik agar dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Referensi

1. Buku: “Teknik Budidaya Padi” oleh Dr. Ir. Soemarwoto
Buku ini membahas secara lengkap tentang teknik budidaya padi mulai dari pemilihan benih, persiapan lahan, pemupukan, pengairan, hingga panen. Bab khusus juga diberikan untuk membahas tentang pemupukan padi yang efektif dan efisien.

2. Artikel: “Pemupukan Padi yang Tepat untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman” oleh Ir. R. Haryono, M.Si.
Artikel ini memberikan penjelasan tentang jenis-jenis pupuk yang dapat digunakan untuk pemupukan padi, dosis dan waktu aplikasi yang tepat, serta cara mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik.

3. Buku: “Panduan Pemupukan Padi yang Efektif dan Ramah Lingkungan” oleh Dr. Ir. Bambang Heliyanto, M.Si.
Buku ini memberikan panduan tentang pemupukan padi yang efektif dan ramah lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dan teknik pengolahan tanah yang baik. Selain itu, buku ini juga membahas tentang penggunaan teknologi modern dalam pemupukan padi seperti aplikasi pupuk melalui sistem irigasi tetes dan penggunaan pupuk mikroba.