Cara Membuat Pupuk SP 36
Pupuk SP 36 (Super Phosphate) adalah pupuk yang mengandung unsur hara fosfor (P) dan kalsium (Ca) dalam bentuk fosfat. Fosfor merupakan unsur hara makro yang diperlukan oleh tanaman untuk pertumbuhan akar, pembentukan bunga, buah dan biji. Sedangkan kalsium berperan penting dalam pembentukan dinding sel tanaman. Pupuk SP 36 sangat cocok digunakan untuk tanaman yang membutuhkan unsur fosfor dan kalsium seperti padi, jagung, kacang-kacangan, ubi kayu, dan kentang.
Berikut adalah cara membuat pupuk SP 36:
Bahan-bahan
– Batuan fosfat (P2O5) sebanyak 36%
– Asam sulfat (H2SO4) sebanyak 98%
– Air bersih
– Alat dan bahan keselamatan (kacamata, sarung tangan, masker)
Alat-alat
– Tangki atau wadah plastik
– Timbangan digital
– Ember atau wadah lain untuk mencampur bahan
– Sendok atau pengaduk
– Ember atau wadah lain untuk menyimpan pupuk
Langkah-langkah
1. Tambahkan 1 kg batuan fosfat ke dalam tangki atau wadah plastik.
2. Tambahkan 1,5 liter asam sulfat ke dalam wadah lain.
3. Tuangkan asam sulfat secara perlahan ke dalam wadah yang berisi batuan fosfat sambil diaduk perlahan.
4. Aduk campuran tersebut selama 20-30 menit dengan sendok atau pengaduk hingga tercampur rata.
5. Tambahkan air bersih sebanyak 2-3 liter ke dalam campuran tersebut sambil terus diaduk.
6. Aduk campuran tersebut selama 10-15 menit hingga tercampur rata dan mulai mengental.
7. Setelah campuran mengental, tuangkan ke dalam ember atau wadah lain dan biarkan selama 1-2 hari.
8. Setelah 1-2 hari, pupuk SP 36 siap digunakan.
Perhatian
1. Saat membuat pupuk SP 36, pastikan untuk menggunakan alat dan bahan keselamatan seperti kacamata, sarung tangan, dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia yang berbahaya.
2. Pastikan untuk menambahkan asam sulfat secara perlahan dan diaduk perlahan untuk mencegah terjadinya reaksi berlebihan yang berbahaya.
3. Jangan menghirup uap asam sulfat yang berbahaya untuk kesehatan.
4. Simpan pupuk SP 36 di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Kesimpulan
Membuat pupuk SP 36 secara mandiri dapat menjadi alternatif bagi petani yang ingin menghemat biaya dan mengoptimalkan hasil panen. Namun, perlu diingat bahwa pembuatan pupuk SP 36 membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang cukup tentang kimia. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menggunakan alat dan bahan keselamatan serta mengikuti langkah-langkah dengan benar dan hati-hati.
Referensi
1. Buku “Membuat Pupuk Organik Cair: Dari Bahan Hidup ke Tanaman Sehat” oleh Dwi Nugroho Setiawan dan R. Yulianto. Buku ini membahas secara lengkap tentang cara membuat pupuk organik cair, termasuk juga cara membuat pupuk SP 36 secara organik.
2. Artikel “Cara Membuat Pupuk SP 36 Sendiri di Rumah” yang dapat ditemukan di berbagai website pertanian. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara membuat pupuk SP 36 sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan.
3. Buku “Pupuk Organik: Ramah Lingkungan, Ramah Petani” oleh S. Kusumo, A. Nugroho, dan S. P. Wibowo. Buku ini membahas secara mendalam tentang pupuk organik, termasuk juga cara membuat pupuk SP 36 secara organik dan manfaatnya bagi tanaman.

