Cara Membuat Pupuk Kocor (Urea)

Cara Membuat Pupuk Kocor (Urea)

Cara Membuat Pupuk Kocor (Urea)

Pendahuluan

Pupuk kocor atau urea adalah salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan oleh petani untuk meningkatkan hasil panen tanaman. Pupuk ini mengandung nitrogen tinggi yang dapat membantu tanaman tumbuh lebih cepat dan sehat. Namun, harga pupuk kocor yang cukup mahal membuat petani kecil sulit untuk membelinya. Oleh karena itu, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat pupuk kocor sendiri. Berikut adalah cara membuat pupuk kocor yang dapat dilakukan di rumah.

Bahan-bahan yang Diperlukan

– Urea teknis
– Air
– Ember atau wadah plastik
– Sendok atau pengaduk
– Kain saring
– Botol atau wadah kedap udara

Langkah-langkah Pembuatan

1. Siapkan wadah atau ember yang bersih dan kering. Pastikan wadah tersebut tidak terkontaminasi oleh bahan kimia atau zat lain yang dapat merusak pupuk kocor yang akan dibuat.

2. Tuangkan urea teknis ke dalam wadah. Jumlah urea yang dibutuhkan tergantung pada jumlah pupuk kocor yang ingin dibuat. Untuk membuat pupuk kocor sebanyak 1 kg, diperlukan sekitar 1,5 kg urea.

3. Tambahkan air sedikit-sedikit ke dalam wadah sambil diaduk perlahan. Pastikan urea tercampur dengan air dengan merata.

4. Urea yang sudah dicampur dengan air akan menghasilkan larutan kental dan berwarna putih. Aduk larutan tersebut secara terus-menerus selama kurang lebih 30 menit hingga larutan tersebut menjadi lebih encer dan bening.

5. Setelah larutan bening, saring larutan tersebut menggunakan kain saring untuk memisahkan sisa-sisa urea yang belum larut. Lakukan penyaringan sebanyak 2-3 kali untuk memastikan larutan bening dan tidak mengandung sisa-sisa urea.

6. Setelah proses penyaringan selesai, tuangkan larutan ke dalam botol atau wadah kedap udara untuk menghindari penguapan. Simpan larutan tersebut di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

7. Pupuk kocor siap digunakan setelah kurang lebih 7 hari. Sebelum digunakan, aduk larutan tersebut terlebih dahulu dan pastikan tidak ada endapan atau sisa-sisa urea yang belum larut.

Catatan Penting

– Hindari penggunaan air yang mengandung zat kimia atau polutan lain yang dapat merusak kualitas pupuk kocor.
– Gunakan alat pengaduk atau sendok yang bersih dan kering untuk menghindari terkontaminasinya pupuk kocor.
– Simpan pupuk kocor di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.
– Pastikan pupuk kocor tidak terkena sinar matahari langsung karena dapat mengurangi kualitas pupuk tersebut.

Kesimpulan

Membuat pupuk kocor sendiri dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan praktis bagi petani kecil. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pupuk kocor dapat dibuat dengan mudah dan aman di rumah. Namun, perlu diingat bahwa pupuk kocor yang dibuat sendiri tidak memiliki kualitas yang sama dengan pupuk kocor yang dihasilkan oleh pabrik. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji coba terlebih dahulu sebelum digunakan pada tanaman yang akan ditanam.

Referensi

1. “Pupuk Organik Cair Kocor: Teknik Pembuatannya dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Tanaman” oleh Asep Nurjaman, dkk. Artikel ini dapat diakses melalui jurnal ilmiah “Jurnal Agroekoteknologi” edisi Juli 2017.

2. “Pembuatan Pupuk Kocor dari Urin Sapi dengan Penambahan Bahan Tambahan” oleh Rizki Amalia, dkk. Artikel ini dapat diakses melalui jurnal ilmiah “Jurnal Teknik Kimia” edisi Desember 2019.

3. “Pupuk Urin Sapi: Alternatif Pupuk Organik untuk Pertanian” oleh Nana Mulyana. Artikel ini dapat diakses melalui laman blog “Pertanianku” pada tanggal 23 Mei 2021.